Biarkan Aku Duduk Manis
Biarkan aku duduk manis sembari menikmati teh yang tertuang di sepotong cangkir kehidupan merenungi agustus yang kian tua dan senja yang tak mampu lagi mengeja sebaris lara yang tergores kata-kata yang kau lafalkan di penghujung jumpa Biar..., biarkan aku duduk manis sembari mengatupkan sepasang binar mataku dan memutar masa silam mengetuk pintu kenangan saat kata-kata manismu menari-nari di taman jiwaku dan sorot matamu yang sayu bergelayutan di nyanyianku sampai aku lengah dan terlupa bahwa ada perih yang masih tersisa Ponorogo, 29/08/18