Nostalgia di Angkringan

Petang ini kita duduk bertiga di angkringan
tongkrongan yang mudah ditemukan di jalanan
memesan tiga cangkir kopi dan sejumlah gorengan
mencipta kepulan asap bumbu keakraban

Sembari menyantap sajian yang ada di hadapan
kita bernostalgia tentang kealpaan umur delapan belasan
masa dihantui bagian keamanan dan pengasuhan
hingga kita dibuang ke tempat perantauan

Tak hanya benostalgia tentang kealpaan
di angkringan selaksa uneg-uneg dicurahkan
kita hanyut dalam percakapan tentang masa depan
tak peduli dengan orang lain yang khusyuk internetan

Kendati sekian purnama tidak dipertemukan
kita tak banyak mencipta perubahan
yang kutahu senyum kita tetap rembulan
di tengah gulita dunia yang tak lagi mengasyikkan

Angkringan, 23/07/2018


Komentar

Postingan populer dari blog ini

What is Tasyji' Ghonam?

Ngeblog

Aku akan melamarmu lagi